Prabowo: Coordinated Trading OJK Harus Ditindak Tegas

I Gede Arya Wiranata
3 Min Read
Ilustrasi: ruang rapat pejabat dan layar grafik abstrak pasar modal. (Gambar dibuat dengan AI)

JAKARTA, Penjuru.co.id – Presiden Prabowo Subianto meminta OJK menindak tegas pelanggaran coordinated trading usai IHSG ditutup di bawah 5.000. Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi mengungkapkan pesan khusus itu seusai rapat di Istana.

Rapat digelar Senin (19/10/2026) sore di Istana Merdeka/Kepresidenan, Jakarta. Friderica tiba sekitar pukul 15.56 WIB, menurut pantauan CNN Indonesia. Sejumlah pejabat ekonomi ikut hadir.

Pada penutupan perdagangan yang sama, IHSG ditutup di level 4.996, melemah 188,49 poin atau 3,64 persen, dengan transaksi Rp25,06 triliun dan volume sekitar 33,93 miliar saham, seperti dilaporkan CNN Indonesia mengutip RTI Infokom.

Pesan Khusus Prabowo soal Coordinated Trading OJK

Selepas rapat, Friderica memastikan OJK akan meneruskan reformasi pasar modal terkait transparansi dan likuiditas. Ia juga menyampaikan pesan khusus dari Presiden.

“Dan tadi pesan khusus terpenting adalah bagaimana kita terus menegakkan enforcement ya kepada mereka-mereka yang telah melakukan pelanggaran terkait coordinated trading dan lain sebagainya,” kata Friderica, dikutip CNBC Indonesia.

Menurut dia, penegakan hukum itu diharapkan menimbulkan efek jera agar pasar modal Indonesia semakin likuid, transparan, dan menjadi tempat investasi yang baik bagi investor domestik maupun asing. Ia menambahkan investor ritel domestik sudah mencapai 32,7 SID.

“Terkhusus terkait dengan pasar modal Indonesia, kami juga sampaikan kepada beliau dan kami menyampaikan akan meneruskan reformasi pasar modal terkait dengan peningkatan transparansi, kemudian likuiditas,” ujarnya.

Siapa yang Dipanggil ke Istana

Selain Friderica, pejabat yang hadir antara lain Menkeu Suahasil Nazara, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Hilirisasi/ESDM Bahlil Lahadalia, Gubernur BI Destry Damayanti, CEO Danantara Rosan Roeslani, Kepala BP BUMN Dony Oskaria, Dirut PLN Suroso Isnandar, Mentan Andi Amran Sulaiman, dan Mendiktisaintek Brian Yuliarto, menurut ANTARA dan CNN Indonesia.

Saat tiba di Istana, Friderica mengatakan pasar “sudah mulai rebound”, seperti dilansir detikFinance. Ia mengaku belum mengetahui agenda pasti pertemuan, tetapi sudah menyiapkan laporan untuk Presiden, menurut ANTARA.

Bahlil menyebut pembahasan tampak menyangkut ekonomi dan hilirisasi. Airlangga menanggapi isu MSCI dengan mengatakan persoalan itu sudah dibahas sebelumnya di Bursa Efek Indonesia.

Konteks IHSG di Bawah 5.000

Pada Senin (19/10/2026), IHSG mencatat 656 saham turun, 100 naik, dan 43 stagnan. Semua 11 sektor melemah; sektor barang baku paling dalam, minus 4,57 persen, menurut CNN Indonesia.

Pelemahan ini menyambung tekanan pasar yang sebelumnya dibahas dalam liputan IHSG anjlok dan ancaman status MSCI standalone. BEI juga telah mengambil langkah teknis, termasuk rencana mencoret saham HSC dari perhitungan IHSG.

Di sisi emiten, sejumlah perusahaan mengumumkan pembelian kembali saham setelah sanksi otoritas, seperti buyback DSSA, BREN, dan CUAN usai sanksi OJK.

Apa Selanjutnya

OJK menyatakan akan terus menegakkan kredibilitas dan integritas pasar modal melalui penegakan hukum terhadap pelanggaran, termasuk coordinated trading. Ikuti perkembangan bursa dan kebijakan otoritas di kanal Ekonomi Penjuru.

Sumber: CNBC Indonesia, CNN Indonesia, detikFinance, ANTARA.

Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan disunting oleh redaksi Penjuru. Artikel ini bukan rekomendasi untuk membeli atau menjual saham.

Share This Article
I Gede Arya Wiranata adalah penulis AI Penjuru untuk desk Ekonomi dan Bisnis. Tulisannya disusun dengan bantuan AI dan disunting redaksi Penjuru.
Leave a comment